TEMU
Ornament

Tentang TEMU

Solusi Rekrutmen Tepat Sasaran

TEMU (PT TEMU Rezeki Lancar) adalah Perusahaan Sosial (social enterprise) yang didirikan anak muda Indonesia sebagai bentuk partisipasi mengatasi masalah ketenagakerjaan, khususnya: pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan keterampilan (skill gap).

Kami hadir melalui aplikasi cerdas 'TEMU' yang dirancang khusus bagi Perusahaan dan Pencari Kerja lulusan Diploma, SMK/SMA, hingga tingkat pendidikan di bawahnya. TEMU lahir dari proses mendengar langsung permasalahan di lapangan demi menyelesaikan tantangan rekrutmen dari kedua sisi secara nyata hingga tuntas.

Untuk Perusahaan
Perusahaan illustration

Platform Manajemen Rekrutmen End-to-End

TEMU adalah Sistem Manajemen Rekrutmen Terpadu yang menggabungkan fungsi bursa kerja dengan proses tracking Pelamar serupa Applicant Tracking System (ATS). Kami memaksimalkan efisiensi waktu tim rekrutmen dan biaya yang umumnya dikeluarkan Perusahaan agar proses pencarian tenaga kerja menjadi lebih efektif.

Dashboard terpadu dari posting lowongan hingga keputusan final
Skor kecocokan otomatis untuk setiap Pelamar
Notifikasi real-time dan tracking hadir wawancara
Untuk Pencari Kerja
Pencari Kerja illustration

Aplikasi Cari Kerja Tanpa "Digantungin"

TEMU didesain sebagai aplikasi cari kerja untuk menemani Pencari Kerja sepanjang proses agar terasa lebih mudah, transparan, dan manusiawi. Data diri Pencari Kerja terkumpul lebih detail dan disandingkan secara otomatis dengan lowongan. Dengan menonjolkan karakter dan potensi asli Pencari Kerja, kami memastikan Pencari Kerja mendapatkan kesempatan terbaik untuk dilirik perusahaan yang tepat. Sepanjang proses Pencari Kerja dapat melacak status lamarannya, tidak ada lagi rasa 'digantungin' tanpa kepastian.

Lacak status lamaran secara transparan real-time
Dicocokkan otomatis dengan lowongan yang relevan
App Store
Play Store

Kenapa TEMU

TEMU Paham Tantangan Rekrutmen di Indonesia

🤔

Ironi di Dunia Kerja Kita

Tahukah Anda bahwa 90% angkatan kerja di Indonesia—atau hampir 150 juta tenaga kerja kita—adalah lulusan Diploma, SMA/SMK, hingga tingkat pendidikan di bawahnya? Ini adalah realita besar yang sering kali terlupakan.

Di saat yang sama, kita terjebak dalam ironi yang menyedihkan: jutaan orang berjuang keras mencari pekerjaan sampai titik nadir, padahal Perusahaan juga pusing tujuh keliling kesulitan menemukan karyawan. Artinya, jelas ada yang salah dengan cara kita mempertemukan keduanya selama ini.

📋

Solusi "Copy-Paste" yang Kurang Tepat

Kebanyakan platform rekrutmen saat ini menggunakan sistem yang "dicaplok" langsung dari negara maju. Di negara maju Curriculum Vitae (CV) bisa menjadi andalan karena segala hal sudah rapih dengan standar pendidikan yang sudah merata ke seluruh pelosok negara.

Namun di Indonesia, ceritanya seharusnya berbeda. Pencari Kerja lulusan vokasi sering kali langsung tereliminasi bahkan sebelum sempat menunjukkan kemampuannya. Hal ini terjadi karena sistem rekrutmen kita secara tidak sengaja membatasi Perusahaan untuk menyaring Pelamar berdasarkan dokumen CV yang utamanya hanya mengedepankan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja di atas kertas.

🎯

Pendekatan TEMU: Back to Basics

TEMU berpandangan bahwa seharusnya cara merekrut rekan lulusan SMK/SMA ke bawah berbeda dari sarjana. Lebih lanjut, dengan standar pendidikan yang belum merata, pendekatan rekrutmen TEMU yang didesain khusus untuk level vokasi menjadi sangat efektif jika diaplikasikan untuk semua level pekerjaan maupun tingkat pendidikan.

TEMU menyebutnya "kembali ke dasar" (back to basics). Dalam melakukan matching antara Pencari Kerja dengan Perusahaan, kami melihat potensi nyata, bukan sekadar dokumen. Kami tidak melihat Pelamar sebatas angka statistik, melainkan melihat potensi orang per orang. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki kelebihan, dan selalu ada solusi atas kekurangannya.

Pendekatan TEMU

TEMU Lahir Dari Keluhan
Nyata Di Lapangan

TEMU lahir dari proses mendengar langsung masalah yang dirasakan HRD Perusahaan dan Pencari Kerja, di lapangan secara terus-menerus. Berikut adalah berbagai masalah yang kami catat, dan kami coba selesaikan dengan berbagai fitur yang Anda bisa temukan di TEMU.

Perjalanan TEMU

Evolusi TEMU: Dari Ide Menjadi Ekosistem Terpadu

Di balik inovasi TEMU, ada visi kuat dari sang pendiri, Maral Dipodiputro. TEMU terus berkomitmen memberikan solusi ketenagakerjaan terbaik melalui adaptasi, transformasi, dan pertumbuhan yang relevan dengan zaman. Inilah jejak langkah kami.

2016

TITIK AWAL — Lahirnya TEMU 1.0

Langkah pertama dimulai dengan berdirinya PT TEMU Sejahtera Visi Utama (TSVU). Aplikasi TEMU 1.0 resmi mengudara dengan fokus yang sangat tajam: menciptakan portal kerja inklusif yang membuka akses peluang bagi Pencari Kerja berketerampilan rendah (low-skilled). Dalam periode ini, TEMU 1.0 bangga telah membantu menghubungkan lebih dari 80.000 Pencari Kerja di seluruh pelosok Indonesia dengan berbagai peluang kerja.

2021

TITIK BALIK PANDEMI — Lahirnya TEMU 2.0

Saat pandemi COVID-19 melanda dan dunia melambat, aktivitas konvensional terhenti. TEMU melakukan pivot strategis melalui PT TEMU Karya Integrasi (TKI). Kami menyadari bahwa di tengah ketidakpastian, yang paling dibutuhkan bukan sekadar sertifikat teknis, melainkan ketahanan mental dan fondasi diri yang kuat. Lahirnya TEMU 2.0 berfokus pada kurikulum S.E.L.F Skills (Soft, Emotion, Life, and Future of Work skills) yang kami ciptakan. Melalui “kampus digital” ini, TEMU mengajak pengguna untuk memanfaatkan masa lockdown—berkembang dan mempersiapkan diri dalam sunyi—agar saat badai berakhir, mereka bangkit menjadi individu yang jauh lebih tangguh dan kompetitif.

2024–2025

Riset Mendalam & Kolaborasi Nasional

- 2024: Kami melihat realita pahit di lapangan: badai PHK dan kesenjangan (gap) yang semakin besar antara skill Pelamar dengan ekspektasi Perusahaan. Kami memutuskan untuk kembali ke “dapur” guna meracik ulang formula TEMU agar mampu menyelesaikan akar masalah secara menyeluruh hingga tuntas. - 2025: Kepercayaan publik semakin kuat. TEMU dipercaya untuk mendukung Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dalam menyukseskan gelaran Job Fair Nasional 2025.

2026

TEMU 3.0 — Super-Aplikasi Generasi Baru

Inovasi mencapai puncaknya melalui PT TEMU Rejeki Lancar (TRL) sebagai motor penggerak TEMU 3.0. Ini adalah lompatan terbesar kami! Generasi terbaru ini menggabungkan ketajaman pencarian kerja dari versi 1.0 dan kekuatan edukasi dari versi 2.0. TEMU 3.0 hadir dengan fitur-fitur mutakhir: sebagai solusi rekrutmen yang End-to-End, mulai dari skoring kecocokan otomatis atas setiap data pelamar dan lowongan kerja, hingga pendekatan gamification (pembelajaran berbasis permainan) dan program sertifikasi resmi yang bekerja sama dengan institusi pelatihan terbaik di industri vokasi yang segera hadir di Juli 2026.

🚀

TEMU Resmi Kembali Mengudara!

Setelah 8 tahun rekam jejak, ditambah 2 tahun riset dan pengembangan (R&D) yang mendalam di lapangan, TEMU 3.0 resmi diluncurkan secara bertahap dengan sistem dan tampilan baru yang siap membantu Perusahaan serta Pencari Kerja di seluruh Indonesia. TEMU sebagai solusi rekrutmen tepat sasaran!

Mei 2026 — Resmi Diluncurkan

Penggerak TEMU

Sosok Muda Dibalik TEMU

M

Maral Dipodiputro

Pendiri & Inisiator TEMU

@maraldipodiputro@ketemu.maralmaral@temuindonesia.com

🇮🇩 Halo! Saya Maral ☺️
Saya percaya solusi terbaik selalu lahir dari lapangan.

Mengapa Ketenagakerjaan Sekarang?
Salah satu indikator keberhasilan negara diukur dari pendapatan per kapitanya. Semakin mudah akses masyarakat terhadap pekerjaan, semakin maju bangsanya.

Namun, angka pengangguran yang kecil dapat memberi makna luas apabila setiap orang yang bekerja memiliki kualitas kehidupan yang layak. Itulah alasan yang sama, bagi kami, isu ini bukan hanya bicara soal mempertemukan lowongan dengan pelamar, tetapi memastikan prosesnya adil, manusiawi, dan dapat diukur.

Dari Hukum Korporasi ke Dampak Sosial
Saya memulai karier sebagai praktisi hukum dan memahami bahwa pertumbuhan bisnis membutuhkan sistem yang rapih. Dalam konteks ketenagakerjaan, sistem yang rapih berarti Perusahaan dapat menemukan orang yang tepat, sementara Pencari Kerja mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan potensinya.

Bakti Bagi Indonesia
Indonesia tidak membutuhkan tambahan teori baru semata. TEMU adalah cara saya menyatukan pengalaman lapangan, teknologi, dan keberpihakan pada talenta muda agar proses rekrutmen menjadi lebih tertata dan berdampak.

Salam,
Maral Dipodiputro

G

Glenn Susanto

Komisaris TEMU

@gsusantoglenn@temuindonesia.com

🇮🇩 Salam kenal, saya Glenn.
Kekuatan Indonesia dalam menyongsong Misi 2030 & Visi 2045 terletak pada Sumber Daya Manusia yang produktif, kompeten, dan berakhlak mulia.

Berdasarkan 15 tahun pengalaman profesional saya, stabilitas sebuah organisasi bersandar pada tiga pilar utama: keuangan yang sehat, sistem yang mumpuni, dan manusia yang tepat.

Di seluruh rantai tersebut, rekrutmen bukan sekadar proses administratif. Cara sebuah organisasi menemukan orang yang sesuai akan menentukan ritme operasional, kualitas layanan, dan keberlanjutan usahanya.

Di TEMU, kami percaya bahwa teknologi harus membantu kedua sisi: Perusahaan memperoleh data yang lebih jelas, sementara Pencari Kerja mendapatkan proses yang transparan dan kesempatan yang lebih relevan dengan kemampuan mereka.

Salam,
Glenn Susanto

Visi TEMU

Platform Gotong Royong Merapikan
Isu Ketenagakerjaan 🇮🇩

Banyak yang beranggapan bahwa lowongan pekerjaan saat ini semakin sedikit. Namun, tanpa data dan alasan yang pasti, kita tidak akan pernah menemukan solusi terbaiknya. Di TEMU, kami percaya kuncinya ada pada data. Ketiadaan data yang akurat mengenai tenaga kerja—khususnya vokasi—adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dengan mengetahui secara pasti jumlah Pencari Kerja, kompetensi yang mereka miliki, tren permintaan pasar, hingga kendala nyata yang dialami Perusahaan, kita semua dapat mengambil langkah maju yang tepat dan terukur.

Akses pada pekerjaan yang layak adalah kunci kemajuan sebuah bangsa. Kehadiran TEMU adalah bentuk nyata kontribusi anak muda untuk mengambil peran—bekerja sama dengan seluruh pihak, baik Pemerintah maupun Perusahaan, dalam membangun ketahanan nasional di bidang ketenagakerjaan.

Agar sistem TEMU dapat benar-benar berdampak luas dan merapikan ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia, setiap pihak perlu berpartisipasi aktif:

Perusahaan

Perusahaan

Secara konsisten menggunakan TEMU sebagai kanal utama pencarian tenaga kerja. Sebagai contoh, dengan rajin memberikan masukan terhadap Pelamar (mengenai area yang perlu diperbaiki) serta memberikan catatan referensi bagi sesama praktisi HRD, maka secara perlahan kualitas tenaga kerja Indonesia akan meningkat secara kolektif. Konsep ini serupa dengan sistem rating pada aplikasi transportasi online; di mana melalui umpan balik yang jujur, kualitas layanan mitra terus berkembang demi kepuasan pelanggan.

Pencari Kerja

Pencari Kerja

Secara aktif menggunakan berbagai fitur TEMU secara maksimal. Ketika Pencari Kerja semangat melengkapi data diri serta konsisten hadir dalam setiap kesempatan wawancara, sistem TEMU akan semakin akurat dalam membaca rumus matchmaking. Data ini menjadi kunci penyempurnaan Skor Kecocokan yang akan membantu mempertemukan Pencari Kerja dengan kesempatan kerja terbaiknya.

✊🏻 Visi besar TEMU tidak akan pernah tercapai tanpa partisipasi aktif jutaan Perusahaan dan Pencari Kerja. Pastikan Anda menjadi bagian dari usaha bersama ini!

Makna Nama TEMU

Cita-Cita di Balik Nama

Nama 'TEMU' mewakili harapan kami sejak tahun 2016, awal kami membangun TEMU. Memiliki makna filosofis yang mendalam.

#keTEMU Jalannya

Secara harfiah, TEMU datang dari kata temu—bertemu—ketemu. Platform ini didesain sedemikian rupa untuk menjawab tantangan diskoneksi antara Pencari Kerja dengan Perusahaan. Harapan kami, TEMU bisa menjadi wadah terpercaya tempat bertemunya Para Pencari Kerja dengan kesempatan terbaik, dan Perusahaan dengan Pekerja yang selama ini dinantikan. Atas berbagai tantangan dunia kerja, di TEMU para pengguna berhasil keTEMU jalannya.

Filosofi Temulawak : Mandiri & Memberdayakan

Tahukah Anda tumbuhan temulawak memiliki karakter yang begitu baik? Di alam, saat temulawak tumbuh menempel pada tanaman lain, ia tidak membebani pohon utama dan bahkan mampu menopang dirinya sendiri (self-support). Inilah harapan kami bagi setiap Pencari Kerja yang menggunakan aplikasi TEMU. Kami berharap jutaan tenaga kerja Indonesia mendapatkan kesempatan kerja yang baik melalui TEMU, hingga mampu menjadikan dirinya mandiri secara ekonomi. Layaknya temulawak, tenaga kerja Indonesia menjadi bagian dari 'pohon besar' Indonesia yang tumbuh kuat dan berkontribusi secara mandiri.

Naiknya Derajat Setiap Pengguna

Dalam bahasa asing (Urhobo), TEMU memiliki arti membawa seseorang sampai ke tujuannya atau ke tingkat yang lebih tinggi (to reach/to bring someone to a higher level). Ini adalah janji kami: tidak sekadar menghubungkan, tetapi menaikkan kelas para pengguna TEMU. Bagi Pencari Kerja yang akhirnya mendapatkan pekerjaan atau tawaran dengan kesejahteraan yang lebih baik, TEMU turut berpartisipasi mengangkat derajat hidupnya. Sementara bagi jutaan Perusahaan dan Pengusaha, dengan proses pencarian karyawan yang lebih mudah dan terjangkau, usahanya pun akan berjalan dengan lebih lancar, sehingga semakin sukses.